Dulu,Semalam,Hari Ini & Esok... Perjalanan Hidup Ini Masih Panjang. Pasti Akan Bertemu Pada Penghujungnya. Mungkinkah ada esok, untuk ku ukirkan kalimah, Menjadi arca pembuktian, Pengabdian cinta...
salam
Isnin, 28 Mac 2011
SETIAP SAAT BERSAMAMU
Khamis, 17 Mac 2011
KEKASIH

Isnin, 14 Mac 2011
DI MANA DIA DI HATIKU
Semasa Rasulullah SAW. dan Sayidina Abu Bakar bersembunyi di Gua Thur, dalam perjalanan untuk berhijrah ke Madinah, musuh-musuh Islam sudah berdiri di hadapan pintu gua dan hampir menemui mereka.
Ketika Sayidina Abu Bakar cemas, Rasulullah SAW. menenangkannya dengan berkata, "jangan takut, Allah bersama kita."
Itulah kehebatan Rasulullah, Allah sentiasa di hatinya. Lalu kita, bagaimana?
Apa yang kita perlukan melebihi keperluan kepada Allah?
Kita perlukan Allah lebih daripada kita perlukan udara. Kalau hidup tanpa Allah, apalah guna kita hidup. Hati akan mati, hidup hilang erti. Tanpa-Nya kita hilang arah dan diri sentiasa gelisah. Jiwa akan terasa kosong sekalipun punya nama, rupa dan harta yang melimpah-ruah.
Orang yang cintakan Allah akan tenang dengan mengingati-Nya. Orang yang takutkan Allah pasti bergetar hati apabila mendengar ayat-ayat-Nya. Andai cinta dan takut Allah ada di hati, kita seolah-olah memiliki segala-galanya. Itulah kekayaan, ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki dan abadi.
Di Mana Dia Di Hatiku?
Itulah suara kalbu yang mengungkapkan segala rintih pedih, ratap harap serta suka duka seorang hamba yang sentiasa mengharap redha-Nya. Sesungguhnya Allah itu dekat, pintu keampunan-Nya lebih luas daripada pintu kemurkaan-Nya.
Nak carilah buku nih...tajuk die best...isi die pon msti lagi best....
Khamis, 10 Mac 2011
Sabtu, 5 Mac 2011
Seruan Hatiku (Albi Nadak)~ Fares

Hanya padamu...
Diri ini hanya milikmu
Datanglah dekat
Air mataku mengalir
Mengharapkan mu
Hanya padamu...
Dan jiwaku padamu
Wahai kasihku usia kita,usiaku
Seluruh hidupku untukmu
Cintamu adalah hayatku
Dirimu buat kita bercinta sebenar2 cinta
Hatiku disini, keindahanmu millikku
Jadi bersatu
Hatiku memanggil
Harapkan engkau sentiasa kekal
Hanya dirimu
Selepas bertahun lihatlah sayang
Kita berjumpa di sini dan bersama
Airmataku mengalir keranamu
Engkaulah kekasih, hidupku hanya untukmu
Seluruh hidupku, usiaku..
Kerna matamu, aku serahkan segalanya
Apa yang daku harapkan
Indahnya kau disisi bersamaku selamanya
Katakanlah kepadaku..
Diri ini..sekian lama mengharapkan
Hati ini, perasaan ini
Bersama hati dan perasaanmu
p/s: sekadar untuk halwa telinga...
(R. Muslim no. 2491, Bab Fadha'il al-Sahabat)
Khamis, 27 Januari 2011
ASY SYAM
DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYANYANG.
1. Demi matahari dan cahayanya Yang terang-benderang;
2. dan bulan apabila ia mengiringinya;
3. dan siang apabila ia memperlihatkannya Dengan jelas nyata;
4. dan malam apabila ia menyelubunginya (dengan gelap- gelita),
5. Demi langit dan Yang membinanya (dalam bentuk Yang kuat kukuh - Yang melambangkan kekuasaanNya);
6. serta bumi dan Yang menghamparkannya (untuk kemudahan makhluk-makhlukNya);
7. Demi diri manusia dan Yang menyempurnakan kejadiannya (dengan kelengkapan Yang sesuai Dengan keadaannya);
8. serta mengilhamkannya (untuk mengenal) jalan Yang membawanya kepada kejahatan, dan Yang membawanya kepada bertaqwa; -
9. Sesungguhnya berjayalah orang Yang menjadikan dirinya - Yang sedia bersih - bertambah-tambah bersih (dengan iman dan amal kebajikan),
10. dan Sesungguhnya hampalah orang Yang menjadikan dirinya - Yang sedia bersih - itu susut dan terbenam kebersihannya (dengan sebab kekotoran maksiat).
11. (ingatlah), kaum Thamud telah mendustakan (Rasulnya) Dengan sebab perbuatan derhaka mereka Yang melampaui batas;
12. ketika orang Yang paling jahat di antara mereka menerima perintah dari mereka (supaya membunuh unta Yang menjadi mukjizat),
13. maka berkatalah Rasul Allah (Nabi soleh) kepada mereka: " (janganlah kamu ganggu) unta betina dari Allah itu, dan (janganlah kamu menyekatnya daripada mendapat) air minumnya (supaya kamu tidak ditimpa azab)!"
14. (setelah Nabi soleh memberi amaran) lalu mereka mendustakannya serta menyembelih unta itu. Dengan sebab dosa mereka, maka Tuhan menimpakan mereka Dengan azab Yang membinasakan serta ia meratakan azab itu meliputi mereka (sehingga punah-ranah semuanya).
15. dan Allah tidak hiraukan kesudahan (mereka) Yang demikian, (kerana itu adalah balasan Yang adil).
Ahad, 23 Januari 2011
ALLAH MAHA PENGASIH & PENYANYANG...
