welcome


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Pengikut

Selasa, 20 Mac 2012

ANDAI ADA YANG INGIN MENGERTI TENTANG HATI INI



Sukar untuk menterjemahkan tentang apa yang dirasa
Sukar juga memberi penjelasan dengan apa yang tersirat di dalam hati ini
Tapi andai ingin mengerti
diri ini akan menjadi seperti perasaan sendiri
Andai ada yang ingin mengerti
pasti hatinya juga sama apa yang hati ini rasa
Tidak perlu untuk mendengar kata-kata
tapi hanya merasa dengan hati
Perasaan yang sama lebih mudah untuk mengerti
Bila Allah menganugerahkan sekeping hati ini adalah untuk saling memahami
bukan untuk disakiti
Andai ada dua hati, yang mempunyai suara dan luahan yang sama, maka lebih mudah ia bersatu
Adanya dua hati yang bersatu kerana bersamanya cinta
Cinta di dalam hati anugerah Yang Esa
cinta dan hati yang suci adalah kerana-Nya
Di dalam hati ada cinta, dalam cinta adanya harapan, dalam harapan adanya kehidupan dan kebahagiaan
Meletakkan cinta, harapan dan kebahagiaan kepada Allah,
Kerana-Nya hati ini mencintai dirinya
Kerana-Nya harapan ini bersama dirinya
Kerana-Nya bahagia ini  ku kongsi dengan dirinya
Itulah hati, mengaharap agar dirinya mengerti
Itulah  dua hati, bahagia dan kuat bila bersatu
Hati tidak akan  sunyi dan sepi bersama Yang Maha Mengasihi

Sabtu, 14 Januari 2012

Bertemu adalah KESEMPATAN & Mencintai adalah PILIHAN


Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN..
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya..
Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN..


Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya..
Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN...


Perasaan cinta, simpati, tertarik, datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup kita..
Tetapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia adalah PILIHAN...


Mungkin KESEMPATAN mempertemukan pasangan jiwa kita dengan kita..
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan dan manusia.


Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai.. Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna.. Dengan cara yang Sempurna...


Mari BELAJAR mencintai dan menyayangi pasangan kita yang Belum SEMPURNA dengan cara yang SEMPURNA..
Kerana pasangan kita adalah belahan jiwa kita.. Agar jiwa kita pun menjadi SEMPURNA di hadapan Tuhan...
Takdir yang mempertemukan. Rancangan yang indah telah disiapkan oleh-Nya ..



 

Khamis, 12 Januari 2012

AKU HANYA WANITA BIASA



Aku  hanya wanita biasa
Jelas kelihatan di sekelilingku ramai yang jelita
Si jelita yang kaya, berpangkat, beragama dan berketurunan baik
Namun aku hanya wanita biasa
Bersyukur dengan sekadar yang ada
Tidak  secantik si jelita
Tidak semewah si kaya
Tidak sebijak sang pendeta
Aku hanya wanita biasa
Yang hanya tahu tentang diri
Kelemahan diri
Kerendahan hati
Hanya aku miliki
Selangit tangis
Untuk menemani kedukaan hati
Hanya itu yang ku tahu


Melihat sang cinta menerpa
Hati berbicara
Diri  ini mungkin tidak sesempurna disangka
Sang cinta mahu aku yang hanya wanita biasa
Janganlah mengharap diriku selebih yang kau mahu
Tidak mungkin aku terdaya untuk mengadakannya
Wahai cinta terimalah aku dengan seadanya
Seperti apa pun aku
Aku adalah aku
Wanita biasa
Sentiasa mahu kesempurnaan
Ingin punya cinta
Ingin punya bahagia
Ingin punya cerita dan cita
Aku tahu hidup ini
Hanya detik menunggu
Berpaling pada pesona maya
Menuju ke alam nyata


Hanya aku punya
Sekeping hati mendaba cinta suci
Menagih kasih Ilahi
Merindu Jannah yang abdi
Meski hidup miskin, tidak jelita
Hati ini tetap berkata itu bukan ukurannya
Yang pasti hanya iman dan taqwa
Menjanji  kesempurnaan hidup sebagai hamba…

Aku Ingin Dicintai Kerana Allah

sayang......
Jika kau mencintaiku kerana sifatku yang ceria
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu
Kemudian aku bertanya
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka
Seberapa muram cintamu kan ada?

sayang....
Jika kau mencintaiku kerana kecantikanku
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya
Kemudian aku bertanya
Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?

sayang...
Jika kau mencintaiku kerana ramah hatiku
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
Kemudian aku bertanya
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?


sayang...
Jika kau mencintaiku kerana cerdasnya diriku
Membuatmu yakin pada keputusanku
Kemudian aku bertanya
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?

sayang...
Jika kau mencintaiku kerana kemandirian yang ku miliki
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku
Kemudian aku bertanya
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?

sayang...
Jika kau mencintaiku kerana tegarnya sikapku
Menambatkan rasa kagum pada kukuhnya pertahananmu
Kemudian aku bertanya
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai
Seberapa kuat cintamu bertahan?

sayang...
Jika kau mencintaiku kerana pengertian yang ku berikan
Menumbuhkan ketenangan kerana kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?

sayang...
Jika kau mencintaiku kerana luasnya danau kesabaranku
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku
Kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?

sayang...
Jika kau mencintaiku kerana keteguhan imanku
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya
Kemudian aku bertanya
Kala iman itu jatuh menurun
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?

sayang...
Jika kau mencintaiku kerana
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat
Kemudian aku bertanya
Pun hati ini tergoncang
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?

sayang...
Andai sejuta alasan tak cukup
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini....

sayangku...
Aku ingin kau cintai kerana Allah..
kerana Dia kan selalu ada tuk menjaga
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
Kerana cintaku berpulang pada-Nya.


Sabtu, 7 Januari 2012

NIKMATI SAJA HIDUP INI


Nikmati saja hidupmu, wahai sahabat…
Usahlah engkau bersedih dan mengeluh,
engkau di dunia ini tak akan selamanya,
esokpun engkau akan berpulang,
kembali padaNya... menemuiNya,

Usah engkau risaukan duniamu,
akhirat yang abadi lebih mulia,
bersiaplah engkau untuknya,

Tak perlu banyak bicara,
lakukan saja yang engkau bisa,
ada Dia yang selalu melihatmu,
ada Dia yang selalu mendengar doa-doamu,
ada Dia yang setia menemanimu,

Yakinlah, engkau tak pernah sendiri lagi,
engkau bahagia bersamaNya, bukan?

Rasakanlah kehadiranNya yang setiap saat dekat denganmu,
bahkan ia lebih dekat dari urat nadimu sekalipun,

Lalu...Apalagi alasanmu untuk bersedih?
Apa lagi alasanmu untuk dapat menumpahkan keluhmu?
Apa lagi alasanmu untuk pamerkan kekesedihanmu?
Apa lagi alasanmu untuk tidak berbuat, saat kesempatan berbuat begitu luas terbuka?
ia ada untuk engkau isi,
kesempatan itu untuk engkau taklukkan,

So, jangan pernah ragu lagi,
engkau sudah sangat kuat bersamaNya,
engkau sangat luar biasa dalam bimbinganNya,
engkau mampu taklukkan egomu,
engkau mampu runtuhkan kelumu,
engkau mampu robohkan karang kesombonganmu itu,
engkau mampu berlemah lembut,
engkau bisa berkasih sayang,
engkau akan selalu memiliki jiwa yang lapang,
untuk kembali menerbitkan senyumanmu,
senyuman terindah yang engkau miliki,

Yakinlah bahwa engkau mampu,
maka engkau benar-benar mampu, wahai sahabatku…

Semangat berjuang!
gigih berdoa,
jangan pernah engkau lupa, ada Dia bersamamu,

Semoga engkau selalu ingat,
ada yang mengharapkan kebaikan-kebaikanmu,
kenanglah saat-saat engkau menderita,
maka engkau akan mampu berbagi di saat bahagiamu
sumbangkanlah walau sepotong senyumanmu,
sampaikanlah walau sebait nasihatmu,
bagilah walau satu kata motivasimu hari ini,
maka engkau akan bahagia…


Selasa, 3 Januari 2012

Ajaklah Hatimu Berbicara....

• Ketika dirimu gelisah...
Sentuhlah hatimu dgn lantunan ayat2 cinta dalam kitab suci al-Qur'an.

• Ketika kau lemah...
Rangkum kembali makna-makna kebersamaan
bersama saudara-saudaramu agar saling menguatkan.

• Ketika kau lelah dan mulai putus asa...
Maka Allah swt akan tersenyum padamu...
YAKINLAH tiada usaha halal yg sia-sia.
• Ketika peluh & kerja tak dihargai...
Maka ingatlah saat itu kita sedang belajar tentang KETULUSAN.

• Ketika usaha keras kita dinilai sia-sia oleh orang lain...
Maka saat itu kita sedang memaknai KEIKHLASAN.

• Ketika hati terluka kerana tuduhan atas hal yang tak pernah kita lakukan...
Maka saat itu kita sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

• Ketika lelah mendera & kecewa menerpa...
Maka saat itu kita sedang belajar memaknai tentang erti KESUNGGUHAN.

• Ketika sepi menyergap & sendiri membulat dalam keramaian...
Maka saat itu kita sedang memberi makna tentang KETANGGUHAN.

• Ketika kita harus membayar biaya yang sebenarnya tak perlu kita tanggung,
Maka saat itu kita sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.

• Bersama kesulitan ada kemudahan...Bersama Kesulitan ada kemudahan...
Jangan pernah merugikan & menyakiti org lain.
Allah maha meliihat & mendengar rintihan hatimu: BERDOALAH.

• Tetap semangat, sabar, tersenyum...
Dan Terus belajar..!! Kerana kamu sedang menimba ilmu di Universitas KEHIDUPAN!

• Dia menaruhmu di tempat yang sekarang, bukan kerana kebetulan..!!
Ada maksud yg TERINDAH di setiap rencanaNya..!! Bergembiralah !!

Ahad, 23 Oktober 2011

DESTINASI CINTAKU


Cerita hati ini tak akan berhenti selagi nyawa ini masih ada dalam jasad. Tentang kehidupan ini realitinya harus disedari. Tak perlu untuk berlari mengejar bayangan sendiri dan terbuai dalam alam mimpi. Bangun dan sedarlah diri. Cerita hati ini bukan hendak mengata orang mahupun sesiapa. Tetapi cukuplah hanya menceritakan dan menyedarkan diri ini yang masih mengelamun diselimuti keindahan dunia yang sementara. Kadang-kadang aku terfikir akan hakikat hidup ini. Apa sebenarnya kehidupan ini? Kenapa aku dicipta dan dihidupkan?? Jarang untuk berfikir begini, selalu hanya berfikir untuk mengejar nikmat keindahan dunia tapi bukan untuk terfikir dan mengejar nikmat keindahan syurga.... Astaghfirullah hal a'zim... Leka sangat diri ini. Pernah dulu aku terbaca sebuah buku yang tajuknya sungguh besar maknanya... "Setiap Saat Bersama Allah".

Terfikirkah kita, bagaimana hendak jadi seperti itu. Sesungguhnya aku bersyukur kerana aku dilahirkan sebagai Islam, umat Nabi Muhammad S.a.w. Islam mengajar mudah untuk kita menjalani kehidupan ini. Setiap pekerjaan dunia yang kita lakukan niat hanya kerana Allah s.w.t. Mulakan sesuatu dengan menyebut nama Allah. Insyaallah setiap apa yang kita lakukan akan membawa berkat. Teringat aku akan Firman Allah s.w.t :"Maka ingatlah kepadaKu, Aku akan ingat kepadamu." (Surah al-Baqarah:152). Mata kita telah tertipu dengan syurga dunia hingga mengabaikan diri sebagai hamba Allah.

Mungkin pernah terfikir dan berkata pada diri sendiri..."aku bukannya jahat pun, tak mencuri, tak merompak, tak derhaka pada mak ayah, baik je dengan kawan-kawan, hormat je dengan orang tua, solat pun tak pernah ponteng....hurm...baik dah lah aku ni...apa lagi yang tak baiknya???" Ya...semua itu adalah baik, tapi andai kita lupa bahawa setiap kebaikan yang kita buat itu adalah kerana Allah...mungkin ia tidak mendatangkan apa-apa. Hanya sebagai rutin harian. Contoh kita bersolat, tak pernah tinggal, tapi pernahkah kita merasakan kita solat hanya sebagai rutin atau kewajipan sebagai seorang hamba, menyerah diri hanya kepada Allah?? Begitulah hidup ini, setiap sesuatu yang dilakukan adalah perlu kepada niat hanya kepada Allah s.w.t. Insyaallah...bila hati mengingati Allah jiwa akan sentiasa tenang. Tiada keraguan terhadap apa yang Allah telah janjikan. Tiada kesempitan yang dirasakan setiap nikmat hidup yang diberikan.

Saya yang menulis semua ini bukanlah juga seorang yang baik dan sempurna iman. Masih dalam pencarian madu keimanan dan keinsafan. Hanya untuk menyedarkan diri ini, inilah cerita hatiku yang selalu bergelora dan berlawan dengan nafsu sendiri. Sangat susah untuk melawan segala ujian jiwa, hanya pada Allah aku memohon pertolongan dan hidayah. Moga diri ini sentiasa mengingati Allah...dalam hati dan jiwa ini hanya kerana Allah s.w.t. Tersedar aku akan kebesaran Allah s.w.t dari hadis yang ku baca ini : Berkata Ibnu Abbas r.a. bahawasanya Nabi s.a.w telah bersabda: Allah telah berfirman:
"Wahai anak Adam! Jika engkau ingat kepadaKu. Aku juga tetap ingat kepadamu. Dan jika engkau lupa kepadaKu. Aku masih ingat terus kepadamu. Apabila engkau taat kepadaKu. Maka pergilah ke mana saja yang engkau suka di tempat engkau mematuhiKu dan Aku mematuhimu dan engkau mengikhlaskan kecintaanmu kepadaKu dan Aku mengikhlaskan kecintaanKu kepadamu. Kemudian engkau memalingkan diri daripadaKu...sedang Aku tetap mengambil berat terhadapmu. Siapakah yang memberimu makan sewaktu engkau masih janin di dalam perut ibumu... Aku tetap menguruskan segala keperluanmu dengan baik. sehingga terlaksana semua takdirKu terhadapmu. Apabila Aku lahirkan engkau ke alam dunia lalu engkau pun membuat banyak maksiat. Bukan begini sewajarnya balasanmu. terhadap siapa yang berbuat baik kepadamu."

(Riwayat Rifa'i dan Abu Nasr)

Astghfirullah... Ya Allah ampunilah kami...kerana selama ini sering melupakanMu.... Sungguh besar cintaMu terhadap diri ini. Mengapa aku sering lupa untuk bersyukur kepadaMu....

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyanyang....

"Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami terlupa atau tersilap. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau bebankan kami dengan bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami."

"Wahai Tuhan kami! Jangan Engkau pikulkan kepada kami apa-apa yang tidak terdaya kami memikulnya. Dan maafkanlah kesalahan kami serta ampunkanlah dosa kami dan berilah rahmat kepada kami."

"Wahai Tuhan kami! Kurniakanlah kami daripada isteri dan suami serta zuriat keturunan yang boleh menjadi cahaya mata buat kami dan jadikanlah kami daripada golongan orang-orang yang muttaqin."

Amin ya Rabbal a'lamin...


DESTINASI CINTA~MESTICA





Layar Keinsafan

Album : Layar Keinsafan
Munsyid : Mestica
http://liriknasyid.com


Sepi benar senja ini
Bayunya semilir, menganak ombak kecil
Jalur ufuk pula mengemas terang
Kapal dan layar terkapar

Mengapa nantikan senja
Barukan terdetik, pulang ke pengkalan
Gusar malam menghampiri
Ku tewas di lautan

Tuhan layarkanku ke arah cintaMu
Tuntuniku menggapai redhaMu
Rimbunan kasihMu ku berteduh
KepadaMu ya Tuhan
Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan
Mencari ketenangan

c/o
Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dini hari
Kesempatan yang hanya sebentar
Moga keikhlasanku terlakar
Berikanlah ku hidayah
Agar dikuatkan iman yang lemah
Moga diberkati hidup ini
Menuju bahagia yang kekal abadi

PadaMu Tuhan
Kan kuserahkan cinta kepadaMu

Tuhan layarkanku ke arah cintaMu
Tuntuniku menggapai redhaMu
Rimbunan kasihMu ku berteduh
KepadaMu ya Tuhan
Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan
Mencari ketenangan

c/o
Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dini hari
Kesempatan yang hanya sebentar
Moga keikhlasanku terlakar
Berikanlah ku hidayah
Agar dikuatkan iman yang lemah
Moga diberkati hidup ini
Menuju bahagia yang kekal abadi

Harapanku moga dikurniakan
Manisnya iman berpanjangan
Moga lautan hilang gelora